| Logo PUSKOPCUINA. (Foto: Istimewa) |
Rangkaian kegiatan prestisius ini dirancang untuk memperkuat tata kelola credit union yang sehat, berbasis teknologi, dan inklusif, sejalan dengan visi PUSKOPCUINA sebagai federasi terintegrasi serta berkelanjutan.
Hadir para ketua pengurus, ketua pengawas dan pimpinan manajemen (general manager/manajer) dari 45 CU primer anggota, serta narasumber internasional, RAT ke-37 menjanjikan diskusi mendalam tentang adaptasi perubahan ekonomi global dan pemberdayaan anggota.
Dengan semangat kebersamaan dan solidaritas antar anggota Credit Union di bawah naungan PUSKOPCUINA (Bersama PUSKOPCUINA), kita bersama-sama membangun lembaga yang tangguh dan berdaya saing (CU Sehat), demi mewujudkan kesejahteraan anggota dan komunitas (Anggota Sejahtera).
RAT ke-37 PUSKOPCUINA akan digelar meriah di Pacific Palace Hotel Batam, dihadiri sekitar 350 peserta.
Pembukaan acara secara langsung oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia atau pejabat yang mewakili menegaskan komitmen nasional terhadap gerakan koperasi yang inklusif dan inovatif.
Berkenan hadir dalam pembukaan RAT, yaitu Walikota Batam atau pejabat yang mewakili, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kepulauan Riau, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Barat, CEO Asian Confederation of Credit Unions (ACCU), dan Ketua Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) serta undangan dari lembaga mitra PUSKOPCUINA.
Untuk memperkaya wawasan penggiat CU tentang kepemimpinan, peran youth & woman, serta makna tema RAT, diselenggarakan seminar istimewa dengan narasumber kelas dunia:
- Kepemimpinan: Br. Dr. Martinus Tukir Handoko, M.Sc., FIC, anggota Pengurus Yayasan Sandjojo Semarang yang mengelola Universitas Katolik Soegijapranata. Mantan Rektor universitas tersebut (2000–2004) dan Pemimpin Umum Pusat Kongregasi Bruder FIC di Belanda (2006–2018), beliau akan berbagi rahasia kepemimpinan visioner yang melayani.
- Woman & Youth: Elenita San Roque, CEO ACCU dari Bangkok, Thailand. Sebagai pemimpin jaringan regional yang melayani 50 juta anggota di 23 negara, ia akan menginspirasi pemberdayaan generasi muda dan perempuan di CU.
- Pendalaman tema RAT: Dr. Fredy Rante Taruk, Pr, Direktur Caritas Indonesia (Yayasan KARINA KWI). Lembaga kemanusiaan resmi KWI ini, fokus pada pelayanan sosial, tanggap bencana, rehabilitasi, dan pemberdayaan masyarakat. Sebagai tokoh CU terkemuka di Asia, Dr. FredyRante Taruk, Pr yang berpengalaman menjadi pembicara tingkat internasional akan membuka wawasan mendalam tentang solidaritas dan ketangguhan CU.Rangkaian Kegiatan Lengkap (22-26 April 2026):
- Rabu, 22 April 2026: Registrasi peserta.
- Kamis, 23 April 2026: Seminar internasional & nasional, diikuti acara keagamaan (Islam, Kristen Protestan, dan Kristen Katolik).
- Jumat, 24 April 2026: Rapat Anggota Tahunan dan PUSKOPCUINA Night (malam keakraban).
- Sabtu, 25 April 2026: Rekreasi di Singapura dan Batam.
- Minggu, 26 April 2026: Kepulangan peserta ke daerah masing-masing.
Sebagai Ketua Pengurus PUSKOPCUINA, A. Alibata, S.Pd., M.Si menyatakan, “RAT ke-37 ini menjadi momentum strategis untuk memastikan CU primer tetap sehat, dengan aset gerakan mencapai
triliunan rupiah, demi kesejahteraan anggota di seluruh Indonesia.”.
Acara ini terbuka bagi media untuk liputan langsung, konferensi pers, dan wawancara eksklusif.
Tentang PUSKOPCUINA:
PUSKOPCUINA Didirikan tanggal 27 November 1988 di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. PUSKOPCUINA fokus pada pendampingan tata kelola, interlending, TI, pendidikan, dan pemberdayaan CU untuk gerakan credit union nasional yang terpercaya.
Menerima penghargaan 2024 Digital Growth dari World Council of Credit Unions (WOCCU) atau Dewan CU Dunia.
Sertifikasi ACCESS Branding dan CULEG dari ACCU, ISO 9001: 2015, 7 tahun berturut-turut, sejak tahun 2019.
Penilaian Kesehatan Koperasi (PKK) dari Kementerian Koperasi RI dengan predikat Sehat. Penerima penghargaan Gubernur Kalimantan Barat dua kali berturut-turut peringkat 1 Paritrana (2020 – 2021) dan juara satu merancang logo warung koperasi dan UMKM Provinsi Kalimantan Barat. (*)
