![]() |
| Personil Polsek Nongsa saat tiba di TKP. (Foto: Istimewa) |
Dinamika Kepri | Batam - Menerima laporan, Polsek Nongsa bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan darurat 110 terkait dugaan tindak pengeroyokan yang terjadi di Kavling Pertamina 2 Kabil, Kecamatan Nongsa.
Respons cepat tersebut dilakukan guna memberikan perlindungan dan penanganan awal terhadap korban serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Respons cepat tersebut dilakukan guna memberikan perlindungan dan penanganan awal terhadap korban serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Kegiatan berlangsung pada Minggu malam dan mendapat penanganan langsung dari personel piket Polsek Nongsa. Minggu, (24/05/2026).
Tindak lanjut tersebut berada di bawah penanggung jawab Kapolsek Nongsa Kompol Eriman. Adapun personel yang hadir di lokasi kejadian yakni Piket Pawas Ipda Wirpatman, personel Piket Patroli Polsek Nongsa Bripka Niko, Bripka Heri Herjoyo Gultom, serta personel Piket IK Polsek Nongsa.
Kehadiran personel di lokasi menjadi bentuk kesigapan Polri dalam merespons setiap laporan masyarakat secara cepat dan profesional.
Berdasarkan laporan yang diterima melalui call center 110 sekitar pukul 20.30 WIB, dilaporkan telah terjadi dugaan pengeroyokan terhadap seorang pria bernama Gabriel (23 tahun).
Dugaan pengeroyokan tersebut dilakukan oleh abang kandung, ayah kandung, dan paman korban yang dipicu oleh permasalahan keluarga. Laporan tersebut disampaikan oleh pelapor bernama Daput Simatupang melalui nomor layanan pengaduan masyarakat Polri.
Menindaklanjuti informasi tersebut, personel piket Polsek Nongsa langsung mendatangi tempat kejadian perkara di Kavling Pertamina 2 Kabil, Kecamatan Nongsa.
Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan langkah pengamanan terhadap korban serta membawa korban ke Mako Polsek Nongsa guna membuat laporan polisi dan menjalani proses penanganan lebih lanjut.
Langkah cepat tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas yang lebih luas di lingkungan masyarakat.
Dari hasil pengecekan awal, korban Gabriel mengalami luka pada bagian kening dan perut akibat pukulan yang diduga dilakukan oleh kakak kandung korban. Selain itu, korban juga mengalami tindakan kekerasan berupa pijakan di bagian kepala.
Saat kejadian berlangsung, ayah dan paman korban diduga memegang kedua tangan korban sehingga korban tidak dapat melakukan perlawanan.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.
Respons cepat yang dilakukan personel Polsek Nongsa menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan rasa aman.
Dengan penanganan yang sigap, situasi di lokasi kejadian dapat segera dikendalikan sehingga kondisi tetap aman dan terkendali selama proses penanganan berlangsung.
Polresta Barelang melalui Polsek Nongsa juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat melalui layanan Call Center 110.
Tindak lanjut tersebut berada di bawah penanggung jawab Kapolsek Nongsa Kompol Eriman. Adapun personel yang hadir di lokasi kejadian yakni Piket Pawas Ipda Wirpatman, personel Piket Patroli Polsek Nongsa Bripka Niko, Bripka Heri Herjoyo Gultom, serta personel Piket IK Polsek Nongsa.
Kehadiran personel di lokasi menjadi bentuk kesigapan Polri dalam merespons setiap laporan masyarakat secara cepat dan profesional.
Berdasarkan laporan yang diterima melalui call center 110 sekitar pukul 20.30 WIB, dilaporkan telah terjadi dugaan pengeroyokan terhadap seorang pria bernama Gabriel (23 tahun).
Dugaan pengeroyokan tersebut dilakukan oleh abang kandung, ayah kandung, dan paman korban yang dipicu oleh permasalahan keluarga. Laporan tersebut disampaikan oleh pelapor bernama Daput Simatupang melalui nomor layanan pengaduan masyarakat Polri.
Menindaklanjuti informasi tersebut, personel piket Polsek Nongsa langsung mendatangi tempat kejadian perkara di Kavling Pertamina 2 Kabil, Kecamatan Nongsa.
Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan langkah pengamanan terhadap korban serta membawa korban ke Mako Polsek Nongsa guna membuat laporan polisi dan menjalani proses penanganan lebih lanjut.
Langkah cepat tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas yang lebih luas di lingkungan masyarakat.
Dari hasil pengecekan awal, korban Gabriel mengalami luka pada bagian kening dan perut akibat pukulan yang diduga dilakukan oleh kakak kandung korban. Selain itu, korban juga mengalami tindakan kekerasan berupa pijakan di bagian kepala.
Saat kejadian berlangsung, ayah dan paman korban diduga memegang kedua tangan korban sehingga korban tidak dapat melakukan perlawanan.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.
Respons cepat yang dilakukan personel Polsek Nongsa menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan rasa aman.
Dengan penanganan yang sigap, situasi di lokasi kejadian dapat segera dikendalikan sehingga kondisi tetap aman dan terkendali selama proses penanganan berlangsung.
Polresta Barelang melalui Polsek Nongsa juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat melalui layanan Call Center 110.
Layanan tersebut bebas pulsa dan siap siaga 24 jam untuk menerima pengaduan, memberikan bantuan kepolisian, serta menghadirkan respons cepat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polresta Barelang. (*)

